Posts

SEWAKTU MADRASAH DULU | BUKAN KEBETULAN #2

Image
sumber google image Bukan mau pamer atau apa. Niat hati hanya mau berbagi. Ini tentang keampuhan sebuah doa. Pernah terjadi dulu saat belajar di madrasah. Saya dulu sekolah di SDN (Sekolah Dasar Negeri) di siang hari. Sementara sore harinya sekolah di madrasah, yang juga tak jauh dari rumah. Layaknya belajar di madrasah, kami diajarkan lebih jauh tentang agama (islam) dan bahasa arab. Begitu pula tata cara memakai pakaian muslim dan berjilbab. Lalu menulis dan membaca bahasa arab. Ada juga kegiatan shalat Ashar berjamaah di mesjid, dan banyak hal lainnya.  Alhamdulillah,  saya mengerti menulis dan membaca angka hijaiyah karena belajar di madrasah ini.  Lalu doa apa, sih, yang dimaksud? Sebelum belajar, seorang guru yang saya lupa namanya (maaf), mengajarkan kami untuk membaca doa ini:  “Robi shrohli shodri wa ya shirli amri wah lul uqdatam mil lissani yah khohu khouli “  Artinya : Ya Tuhanku lapangkanlah dadaku, dan lancarkanlah lidahku serta mudahkanlah u...

TENTANG CAPUNG | CERITA HEWAN #2

Image
sumber unsplash Hari ini tidak seperti biasanya. Tiba-tiba ada capung nyasar masuk ke dalam rumah lalu hinggap di dinding ruang makan. Capung tersebut bewarna merah dengan sayap transparan disertai motif biru dan kuning.  Melihat itu capung, saya jadi teringat masa kecil, Saat masih SD dulu, saya, adik dan para sepupu suka tangkap capung bareng-bareng. Caranya kami buat semacam jaring, tapi tidak berlubang. Jaring tersebut dari plastik yang dililit dengan lidi di tepi-tepinya. Lalu ujung lidi itu di tancapin di sebatang kayu pohon singkong. Nah, mulai, deh perburuan capungnya. :D Aneka capung yang kami temui Dulu capung mudah sekali ditemui. Makanya sampai bisa ditangkap untuk dipegang-pegang, disuruh makan daun. Intinya dijadikan mainan. Sekarang sudah jarang melihat capung terbang ke sana sini. Apa karena dulu area tempat tinggal saya masih banyak pohon kali, ya. Jadi ada banyak capung yang hinggap sembari mencari makan. Oh iya, dulu, saya menyebut capung itu "kinjeng". Men...

HARTA KARUN MASA KECIL

Image
sumber unsplash Dahulu, di zaman Nabi Musa alaihis salam hiduplah seseorang yang bernama Qarun. Kepadanya, Allah anugerahkan harta kekayaan yang melimpah. Kunci-kunci harta kekayaannya sangat berat dipikul oleh beberapa orang laki-laki yang kuat. Ada yang mengisahkan bahwa kunci-kunci harta kekayaan Qarun terbuat dari kulit yang dibawa oleh 60 ekor keledai.    Qarun memang seorang yang pandai dan ahli dalam bekerja. Namun sayang, Qarun amat pelit dan kejam. Ia hanya mau memeras tenaga orang-orang untuk memperkaya dirinya tanpa diberi upah. Hanya sedikit makanan dibagikan supaya mereka tidak mati kelaparan.  Qarun senang berjalan-jalan memamerkan kekayaannya sehingga membuat kagum orang yang melihatnya. Dia tidak bersyukur kepada Allah. Dia malah menjadi sombong dan berbuat aniaya. Dan tidak mendermakan hartanya kepada orang yang membutuhkan. Nasihat yg baik dan peringatan yg jujur yg dikemukakan oleh pemuka-pemuka kaumnya itu tidak diendahkan oleh Qarun dan tidak mendapa...

TENTANG MANGGA DAN AIR ZAM ZAM | BUKAN KEBETULAN #1

Image
Saat itu Bapak suka sekali beli mangga. Bawa pulang sekilo, dimakan sehari dua hari, terus habis, beli lagi. Bapak suka makan buah Pernah beliau cerita, waktu kecil dulu, mau makan mangga langsung ambil dari pohonnya. Dikupas pakai gigi, tanpa pisau. Biasanya dulu Bapak makan mangga bareng teman-teman masa kecilnya. Tetapi sekarang, beda sudah caranya. Bapak lebih rapi.  sumber unsplash Beliau kupas mangga pakai pisau dan dibasuh dengan air matang. Kemudian dipotong-potong dadu, ditempatkan di sebuah wadah plastik bekas es krim gitu, wkwk. Bapak memang paling jago yang namanya mengupas dan memotong buah. Pastinya bukan cuma mangga. Buah lain seperti nanas, pepaya, bengkuang, kedondong, semangka, sampai singkong, dikupas potong sampai selesai, tuntas, rapi.  Saya coba ikutan makan mangga Mari kita balik ke cerita mangga tadi. Ritual selanjutnya setelah potong memotong dan penempatan, langsung deh ambil garpu. Bapak kalau makan buah potongan gitu pakai garpu. Dan mulai beliau pa...

CERITA TENTANG ANAK KUCING | CERITA HEWAN #1

Image
sumber google image Ini cerita tentang seekor anak kucing. Yang paling aneh dari cerita ini mungkin saya jadi tahu kalau ada juga induk kucing yang berwajah sedih dan seperti mau menangis karena tidak bisa menyusui atau merawat anaknya.  Terjatuh Semua ini berawal dari induk kucing tersebut yang meninggalkan anaknya di atas atap kamar mandi rumah. Mengapa di atap rumah? Induk kucing tersebut sering meminta makan di rumah saya. Sepertinya dia sudah menganggap rumah ini tempat yang aman untuknya dan untuk anak-anaknya kelak. Saat itu anak kucing tersebut masih lemah, buta dan hanya bisa merangkak karena dia baru lahir atau masih baby gitu. Awalnya saya sekeluarga mengira dia akan baik-baik saja di atas atap kamar mandi dan kami tidak ambil peduli. Sampai suatu ketika anak kucing itu terjatuh ke lantai kamar mandi. Hmm, itu pasti pengalaman jatuhnya yang pertama. Saya merasa kasihan melihatnya, lebih-lebih Bapak. Bayangkan saja, anak kecil yang bisa dibilang bayi terjatuh dari suatu...