Posts

Showing posts from July, 2014

BERSAMA TEMAN BERTUALANG: JALAN-JALAN KE KUALA TUNGKAL

Image
Kuala Tungkal itu sendiri adalah salah satu kota Kabupaten di provinsi Jambi. Dewi mengajak saya dan Ez untuk jalan-jalan ke Tungkal naik motor. Itu memang mungkin dilakukan karena jarak antara Tungkal dan Kota Jambi tidak terlalu jauh. Jaraknya sekitar 125 km dan dapat ditempuh kira-kira dalam waktu sekitar 2,5 jam dengan kecepatan 80-90km/jam. Lagipula saya juga cukup sering mendengar Abang Alek, sepupu yang tinggal di Tungkal, bertandang ke Jambi bersama anak dan istrinya dengan mengendarai sepeda motor, matic pula. Seperti halnya perjalanan kami ini, kami juga pakai matic, hehe. Sebelum Berangkat… Telah disepakati bahwa kami akan berangkat jam 7 pagi. Ketemuan di dekat jembatan atau simpang jembatan Aurduri 1. Ez ke rumah menjemput saya dulu. Kami akan pergi dengan motor matic saya. Yang jadi masalah, jarak rumah kami sekitar 20 km. Jika ditempuh dengan motor, kira-kira butuh waktu 45 menit, haha. Alhasil kami telat dan tempat ketemuan pun berubah. Kami bertemu dengan Dewi dan...

FIKSI MINI 50 KATA

Image
Ceritanya di awal bulan Juli ini, saya dapat info dari Mom Carra tentang lomba membuat FiksiMini 50 Kata. Teknisnya, lomba ini diadakan via Facebook. Bagi peserta yang mau ikut, silakan membuat Fiksi Mini sebanyak maksimal 50 kata (sudah termasuk judul) dengan tema yang telah ditentukan oleh panitia lomba. Temanya itu sendiri ada tiga: Korupsi, Kampanye, dan Ramadhan. Oh ya, masing-masing peserta hanya boleh mengirimkan maksimal 5 Fiksi Mini-nya. Saya tertarik dan mencoba ikutan, hehe. Lagian ini pertama kalinya ikutan lomba Fiksi Mini. Mana tahu ada karya saya yang lolos, haha. Hadiahnya lumayan gede, lho! Voucher buku senilai Rp.250.000. Berikut karya FiksiMini yang sempat saya ikutkan ke dalam lomba.  1 | Profesional “Pak, ocehan Bapak itu berlebihan!” “Jelas harus aku lebih-lebihkan, Bu! Namanya juga kampanye.” “Apa Bapak tidak takut ketahuan bohongnya?” “Aku profesional. Untuk itu aku sudah menguncinya rapat di dalam lemari.” Ibu mengintip lemari itu. Di dalamnya, ...

DUA KISAH TENTANG RASA SYUKUR | SELINTAS PIKIRAN #2

Image
Ada dua kisah tentang rasa syukur yang ingin kubagi dengan pembaca sekalian. Kisah Pertama... Saat itu hati masih terbebani dengan kesedihan yang menyusup diam-diam. Berpikir dan merasa seolah beban hidup maha besar sedang menimpa. Namun syukurlah, Tuhan segera menyentuh hati ini dengan manis. Di malam itu, di pelataran sebuah toko, saya melihat seulas senyum bahkan lalu sebuah tawa dari seorang yang berjalan tidak dengan kakinya. Seorang yang kedua tungkainya tidak mampu menopang tubuhnya secara sempurna. Dunia boleh jadi terasa menghimpit. Namun dia memilih untuk mengusir mendung agar tidak menggelayuti senyumannya. Ya, di malam itu Tuhan mengajariku tentang ketabahan dan penerimaan. gambar pinterest Kisah Kedua... Siang berlalu dengan panas matahari yang menyengat. Saya berjalan membawa beban di tangan kanan, menyusuri kelokan pasar bersama Emak tersayang. Rasa haus dan lapar membuahkan lelah. Namun masih ada satu tempat lagi yang harus dituju. Tap, tap! Saya mendengar langkah...

DI SUATU MALAM, DI TEPI SEBUAH DANAU | MFF #10

Image
gambar deviantart Laurent menjejakan kakinya di tepian danau. Ada batuan yang sedikit menjorok ke danau itu dan ia menyusurinya. Laurent menurunkan tudung jaketnya, membiarkan dingin menyusup hingga ke sela-sela rambut. Matanya menatap jauh ke air danau yang hitam. Samar terdengar nyanyian merdu dari tengah danau. Bulan malu-malu, bersembunyi di balik awan Langit malam ini pekat, pepohonan pun telah tertidur Namun angin masih ada, mengantarkanmu kembali Dan di danau ini kita bertemu lagi Manusia duyung! Siripnya yang menyala keemasan sesekali mengintip dari pekatnya air danau. Rambutnya panjang terurai dan juga berwarna keemasan. Manusia duyung berparas cantik! Duyung itu berenang mendekati Laurent. Berputar beberapa kali seperti menari, lalu memangku tangan manusianya ke tepian batu. Separuh tubuhnya yang bersisik seperti ikan ada di dalam air danau. Dengan suaranya yang lembut dia bertanya, "jadi, apa yang malam-malam menyala di atas sana?" Laurent tak lagi berdiri....