DOPPELGANGER | MFF #9
"Ahh, lega!" Suaraku memantul di dinding toilet sekolah. Tidak ada yang menggubris karena aku memang sendirian. Suasana pagi, saat jam pertama sekolah dimulai memang sepi. Kurapikan seragam dan rambutku. "Baiklah, saatnya kembali ke kelas." Aku hampir sampai. Hanya perlu menyusuri satu koridor lagi. Kelasku di ujung koridor, sedikit berbelok ke kanan. Di koridor terakhir ini, hanya ada satu ruang kelas, kelas Tujuh. Kau harus melewati deretan loker siswa sebelum sampai di pintu masuk kelas ini. "Bu Heny!" Aku bergumam pelan. Aku cukup terkejut melihat Bu Heny. Saat berjalan ke toilet tadi, Bu Heny tengah berceloteh di dalam kelas Tujuh, menerangkan pelajaran. Kini beliau terlihat asyik membaca mading di sisi kiri koridor yang berseberangan dengan loker siswa. Koridor ini tidak terlalu lebar. Sepi pula. Aku harus menyapa beliau. Demi kesopanan. "Selamat pagi, Bu!" Bu Heny menoleh, namun pandangannya dingin. Beliau juga tidak menjawab sa...