REVIEW FILM WRATH OF MAN (2021)
Wrath of Man adalah opsi kedua. Saat itu tiket film yang saya ingin tonton telah habis, maka pilihan jatuh ke film yang dibintangi oleh Jason Statham ini. Awalnya saya pikir ini seperti film action dengan alur cerita yang bisa ditebak. Ternyata Wrath of Man memikat saya sejak scene pertama dan meninggalkan kesan baik di benak.
Film ini sudah lumayan lama saya tonton, sekitar bulan Mei lalu (kalau tidak salah). Saat itu memang masih pandemi namun bioskop telah diizinkan untuk dibuka. Beberapa bioskop di kota ini ramai pengunjung namun beberapa lainnya tidak. Tentunya kami memilih yang tidak ramai sekaligus mempertimbangkan protokol yang mereka terapkan.
Selesai menonton Wrath of Man, saya sudah kepikiran untuk membuat ulasannya. Hanya saja...ya, begitulah. Ada saja rasa untuk menunda sehingga baru sekarang ditulis. Saya tidak jago bikin review/ulasan dari film yang telah ditonton. Jadi sesuai selera saja, hehe.
Sinopsis Wrath of Man (2021)
Film ini dibagi ke dalam (katakanlah) empat babak yang saling terhubung seperti mata rantai. Keempat babak tersebut antara lain A Dark Spirit, Scorched Earth, Bad Animals Bad, dan terakhir Lungs Liver Spleen Heart.
Fortico Security merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman dan penyimpanan uang sementara dari (katakanlah) banyak toko dan supermarket. Uang cash hasil transaksi jual beli akan diangkut oleh mobil anti peluru, dikawal oleh karyawan perusahaan yang terlatih dan disimpan sementara ke dalam brankas yang perusahaan ini miliki.
Suatu kali terjadi perampokan atas mobil Fortico. Perampokan ini dilakukan oleh sebuah kelompok dan sebenarnya telah diperhitungkan dengan matang. Hanya saja saat itu ada sesuatu yang tidak bisa mereka kontrol. Akibatnya dua orang karyawan Fortico serta seorang warga sipil menjadi korban dan ditemukan tewas tertembak.
Lima bulan setelah kejadian tersebut, Patrick Hill (Jason Statham) yang kemudian diberi kode nama "H", melamar pekerjaan di sana. Berdasarkan uji bahan, wawancara serta tes keahlian, Patrick pun diterima bekerja dan mulai bertugas.
Sosok Patrick Hill dibuat misterius. Banyak rekan kerja yang pada awalnya meremehkan dirinya. Namun setelah beberapa kali bertugas bersama, mereka dibuat takjub. Di sisi lain, Patrick memang memiliki misi tertentu. Misi yang serius dan tidak main-main. Misi ini akan terungkap seiring film bergulir.
Siapa sebenarnya Patrick Hill? Apa yang sedang dicarinya? Dan siapa saja dalang di balik perampokan lima bulan lalu? Langsung tonton sendiri, ya. :D
Komentar tentang Wrath of Man (2021)
Kesan misterius tidak dimulai saat Patrick Hill memainkan perannya. Rasa penasaran itu (bagi saya) telah dimulai saat judul babak pertama tertulis di layar: A Dark Spirit.
Dari banyak film action/laga yang pernah saya tonton, jarang sekali dikemas dalam bentuk seperti itu. Kalaupun disertai keterangan berupa tulisan biasanya berupa penanda waktu (tahun/hari/bulan) atau penanda tempat (nama negara, wilayah, dll). Sementara judul babak tersebut yang menggunakan nada bahasa sedemikian rupa, telah memikat perhatian penonton agar mulai fokus mengikuti alur film.
Perhatian penonton pun tidak lantas disia-siakan sebab diikuti oleh kemunculan Hill yang mencoba bergabung dengan Fortico. Suasana kerja dan para pegawai perusahaan tersebut juga disorot. Perkenalan tokoh di babak pertama ini berjalan mulus. Ini membuat saya seperti membaca buku misteri lalu mulai menebak-nebak ada apa sih sebenarnya.
Seiring babak pertama berlalu, adegan demi adegan menjadi lebih intens. Misteri perlahan diungkap sambil tetap memikat penonton agar tidak lepas dari alur cerita. Seiring film bergulir, penonton dibuat terkejut sebab film ini menjadi semakin muram dan suram. Perampokan di awal film akan tampak biasa saja.
Kesimpulan
Saya tidak masalah menonton film action yang penuh adegan tembak menembak dan semacamnya. Namun film seperti itu jarang saya jadikan opsi pertama. Oleh karena itu saya awalnya tidak memasang ekspektasi tinggi terhadap film ini.
Lucunya, Wrath of Man tampil dengan baik sehingga film ini sama sekali tidak mengecewakan. Entah karena kekuatan alur ceritanya atau karena cara penyampaian film tersebut yang mampu menarik perhatian dari awal dan terus menjaganya dengan baik hingga film berakhir.
Singkatnya, ini salah satu film bagus yang dapat bisa ditonton di tahun ini. Silakan dicoba apalagi jika memang penggemar film action dengan ramuan mystery & thriller di dalamnya.



Aggghhhh Jason Statham !!!! Idola bangettt :D. Selalu suka sih film2nya, walo jujur aja, tiap nonton ya Krn ada Jason nya :D. Tapi film ini belum ku tonton Krn memang ga berani ke bioskopnya kak. Ntr aku cek di aplikasi Netflix atau mola deh :D. Kalo belum ada, msh harus sabar kayaknya :).
ReplyDeleteWah baru tahu kalau kak fanny idola sama Jason Statham. 😍
DeleteMoga ada di app ya kak. Silakan ditonton. Mana tahu suka sama alur ceritanya. 😉