CERITA TENTANG KUCING BERNAMA JUPITER | CERITA HEWAN #6


Di sekitaran rumah ada banyak sekali kucing berkeliaran. Ada yang kecil, yang masih bisa melompat-lompat hingga yang paling tua sekitar belasan tahun. Warna dan coraknya beraneka macam. Ada yang kuning, abu-abu, belang tiga, bahkan baru-baru ini ada pula yang putih. Ya, itu yang putih entah datang darimana, yang jelas mereka ibu dan anak.

Para kucing berkumpul dan berkeliaran di sekitar rumah

Ada beberapa kucing yang sering main ke rumah. Walaupun saya dan orang-orang di rumah tidak pernah merasa memelihara mereka, namun mereka suka main dan meminta makan kemari.

Salah satunya kucing belang tiga (kuning, hitam, putih). Itu kucing betina kecil tapi cantik dan suka sekali menjaga kebersihan tubuhnya. Dia lumayan sering beteduh di rumah ini. Walaupun begitu, saya sekeluarga tidak membiarkan kucing tersebut bermalam di rumah. Sebelum seisi rumah tidur malam, kucing itu harus sudah dikeluarkan.

Selain kucing belang tiga yang centil itu, ada pula rombongan kucing kuning/oren, seperti warna Garfield, yang datang meminta makan. Biasanya di siang hari. Asalkan pintu rumah terbuka, mulai mereka datang mengeong.

Rombongan kucing kuning ini terdiri dari tiga kucing besar (dua betina dan satu jantan) dan (kalau saat ini) ditambah lagi dengan dua ekor kucing kecil. Yang betina diberi nama si Putih dan si Nenek, sementara yang jantan bernama Jupiter.

Ciri khas dari si Putih adalah kaki dan cara berjalannya. Haha, benar-benar seperti “catwalk”, bersilang-silang gitu. Sementara ciri khas dari si Nenek adalah warna matanya yang agak kebiru-biruan (bukan hijau terang). Warna mata ini menurun ke anaknya yang belang tiga. Ahh, cantik sekali. Sementara Jupiter, ciri khas-nya adalah umm dia manja.

Mari cerita tentang Jupiter si Kucing manja


Menurut saya Jupiter manja, walaupun dia kucing jantan. Manja di sini, dia suka main dengan kemonceng atau sapu ataupun kain pel. Dia juga suka minta pangku kepada siapapun, termasuk ke teman saya yang kebetulan main ke rumah. Sekali saja kita mencoba berinteraksi dengannya, entah itu mengeong ke arahnya atau mengusap kepalanya, dia nanti mulai minta pangku. Dia memang yang paling terbiasa dengan manusia.

Jupiter itu badannya cukup besar (mungkin karena dia kucing jantan) dan sekarang pipinya makin chubby. Haha, ini kucing paling mudah makannya. Hampir apapun dimakan. Bahkan sayuran, kerupuk hingga remah-remah tepung goreng, dia mau saja. Ini kucing sudah semacam omnivora. Tidak heran jika badannya makin besar, tapi belum kegemukan. Bisa dibilang fit.

Selain sifat manja dan selera makannya yang oke, Jupiter suka manjat. Dia kadang datang ke rumah lewat dek (langit-langit) rumah yang masih terbuka di bagian dapur. Kalau tidak, dia bisa masuk lewat jendela rumah yang terbuka. Dia melompat, lalu menyusup lewat terali jendela.

Entah darimana dia bisa tahu jalan masuk lewat situ. Dan sekitar lima hari lalu saya lihat salah satu kaki depannya berdarah. Semacam tergores benda tajam gitu. Ahh, entah apa yang menyebabkannya. Namun, syukurlah tidak teralu parah. Dia masih bisa berjalan tanpa pincang. Masih bisa berdiri dengan tegap dan tidak terlalu merasa kesakitan.

Tingkah Jupiter yang di luar nalar

Satu kejadian yang paling saya ingat soal Jupiter terjadi beberapa bulan yang lalu. Ah ya, Jupiter ini cukup cerdas. Dia bisa membuka pintu pagar, pintu belakang, dan malam itu pintu kamar saya.

Dia membuka pintu dengan mendorongnya hingga terbuka. Kalau membuka pintu pagar lebih cerdas lagi. Dia sisipkan salah satu kaki depannya ke kolong pintu lalu membiarkan kaki tersebut menjadi pengait. Voila, pintu pun terbuka.

Nah, kejadian yang saya maksud itu terjadi selama tiga malam berturut-turut. Jupiter masuk ke rumah sekitar jam setengah dua malam. Ya, kejadian ini selalu terjadi di jam yang sama.

Dia masuk melalui dapur dan mulai mengeong. Lalu dia berjalan ke kamar saya dan mengeong lagi. Karena tidak ada jawaban, dia mulai mendorong pintu kamar, mencoba membukannya. Dan dia memang berhasil. Memang kalau tidur malam, saya terbiasa tidak mengunci pintu.

Karena suara gaduh yang Jupiter buat, saya terbangun. Ruangan kamar gelap karena jika tidur saya matikan lampu. Dan lampu di rumah pun juga teah dimatikan kecuali teras. Dan ketika pintu terbuka, saya masih mencoba mengumpulkan nyawa.

Haha, rada seram sih, tidak ada angin dan semua orang di rumah sudah tidur, ehh pintu kamar tiba-tiba terbuka. Tapi saya masih tenang, tidak teriak atau apa walau agak deg-degan juga. Saya pun melihat ke arah bawah. Mahkluk berbulu itu sedang berdiri dengan keempat kakinya di depan pintu, menatap saya.

Haha, dasar Jupiter reseh. Saya pun bergegas ke pintu sebelum kucing itu melangkah masuk ke kamar. Saya tutup pintu dan karena masih agak mengantuk, saya biarkan kucing itu di dalam rumah. Malas beranjak membuka pintu dan mengusirnya, dini hari pula.

Dan kejadian seperti itu, di jam yang sama, kembali terulang hingga dua hari kemudian. Entah apa yang ada di otak Jupiter. Namun sekarang dia sudah tidak seperti itu lagi. Karena saya mulai mengunci pintu kamar hingga dia tidak terbiasa mendorong dan membuka pintu kamar saya lagi.

Apa sebabnya Jupiter menjadi kucing manja eh ramah? 

Saya tidak tahu berapa usia Jupiter. Saya rasa belum ada 10 tahun. Sewaktu dia kecil dulu (Jupiter, Nenek, dan Putih) memang sudah pernah main ke rumah.

Dan Jupiter bisa semanja itu karena dia dulu pernah dipelihara oleh sepupu saya, Dita. Yang memberi nama untuk masing-masing kucing kuning itu juga Dita. Yea, sebelum sibuk dengan kuliahnya, Jupiter itu sering dirawat, dimandikan, di kasih makan rutin, dibiarkan tidur di kasur. Nah, mungkin karena itu dia terbiasa dengan manusia dan suka dipangku, haha.

Apa akan ada cerita tentang kucing lagi? 

Iya, saya lumayan sering mengisi blog ini dengan cerita tentang kucing. Habisnya memang ada banyak kucing di sekitaran rumah (walaupun tidak ada yang memelihara mereka) dan tingkah mereka unik, asik buat diamati.

Saya juga berencana ingin menulis tentang si Nenek. Ada cerita menarik juga lho dari kucing itu. Tetapi nanti lah. Sementara ini Jupiter dulu. 

Bagaimana dengan lingkungan rumah kamu? Banyak kucing juga, kah?

Comments

Popular posts from this blog

TIDAAKK!!

APA YANG BISA DILAKUKAN DI GAME HAGO FARM

POHON SUKUN MERANGGAS