Friday, 26 July 2013

Review: Inception

Hmm, ini film bikin pusing namun menarik pula untuk diikuti. Mengapa bikin pusing? Karena jalan ceritanya menggunakan konsep-konsep pemikiran yang tidak biasa. Ditambah lagi dengan alur pendeskripsian konsep tersebut yang bisa dibilang cukup cepat. Ini pun membuat penonton harus, umm istilahnya berpikir keras.

Namun seperti yang aku bilang tadi, uniknya walaupun membingungkan, film ini cukup seru untuk diikuti. Bila versi aku, film ini pun jadi menarik karena mengusung tiga aktor yang oke. Pertama ada Leonardo DiCaprio sebagai pemeran utamanya atau Cobb. Lalu Joseph Gordon-Levitt yang berperan sebagai Arthur. Terakhir Cillian Murphy sebagai Robert Fischer. Untuk Murphy, aku cukup tertarik dengan film-film yang diperankannya seperti Batman, Red Eye, dll. Sepertinya doi sering bermain di film bertemakan psikologi gini ya? Atau cuma perasaan aku aja ini, hmm ok skip it.


Selain aktornya, hal yang membuatnya menjadi menarik adalah karena di film ini ada kerja sama team nya. Jadi DiCaprio tidak hanya berperan sendiri. Maksudnya doi membentuk team gitu yang terdiri dari beberapa anggota. Menariknya dari film yang ada team gitu karena ada banyak karakter yang bisa dilihat dan biasanya karakter tersebut mempunyai keahlian yang bermacam-macam dan khas.

Konsep setting of place-nya juga menarik untuk dilihat. Ada beberapa spot yang menarik perhatian.


Well, singkatnya film ini bercerita tentang konsep mimpi. Ada sebuah program bernama Inception, dimana seseorang bisa memasuki mimpi atau alam bawah sadar manusia lainnya. Nah, dengan memasukinya, maka manusia tersebut bisa mengubah konsep atau cara berpikir dari manusia yang dimasukinya itu. Sayang aku tak menonton dari awal.

Jadi, adalah seorang pewaris perusahaan besar kelas dunia yang menjadi target operasi inception. Seorang meng-hire Cobb dan Arthur untuk menanamkan ide ke pewaris tersebut atau Fischer. Ia akan segera menjadi pewaris kerajaan bisnis ayahnya yang sebentar lagi akan mangkat alias wafat. Nah, pesaing bisnisnya ini tidak mau itu terjadi. Ia ingin agar Fischer tidak mengikuti jejak ayahnya untuk memebesarkan perusahaan yang sudah ada itu. Maka dimulai lah petualangan blabla sekawan di alam bawah sadar si blabla. Sebagian besar film ini take place di alam bawah sadar ini. Berhasilkah misi Cobb cs?

Film ini diproduksi tahun 2010 lalu. Aku menontonnya di tivi pada suatu malam, sekitar beberapa bulan yang lalu. Film berdurasi 148 menit ini di-direct oleh Christoper Nolan yang juga director film Batman, The Prestige, dll. Oke lah, bagi yang belum sempat menonton, ayo silahkan segera cari filmnya. Biar ikutan berpikir keras kita, hehe,:). Happy watching, :)

[26 July 2013]

No comments:

Post a Comment