Tuesday, 9 February 2016

[Moment] My 26th Birthday

Tidak ada postingan yang baik untuk mengawali bulan Februari ini selain ucapan terimakasih. Ada satu moment yang berkesan di hatiku. Ya, ini tentang momen ulang tahunku.

Entah sejak kapan, mungkin semenjak 5 bulan yang lalu, ketika aku masih 25, aku tidak lagi kepikiran dengan ulang tahun. Hingga seminggu menjelang pun, aku tidak ingat jika sebentar lagi tanggal 4 dan tanggal 4 itu hari Kamis. Aku tidak ingat karena memang aku sudah memusatkan fokusku ke hal lain semacam pekerjaan, buku-buku, dan blog-ku. Ez pernah mengingatkannya dan di situ kubaru ngeh sekaligus bertanya, mengapa aku bisa tidak begitu merasa akan ulang tahun.

Dan tanggal 4 itu pun datang…

Ez sejak malamnya, telah memberiku kejutan manis. Dia menelepon (via WA) dan mengucapkan selamat untukku. Lalu disusul dengan mengganti DP (gambar profil) BBM-nya dengan foto dirinya sambil memegang kertas bertuliskan: Happy Birthday, Darl! Well, that’s so sweet. Thanks Ez.

Paginya aku kembali mendapat kejutan. Kali ini dari Fandy. Dia juga mengganti DP-nya dan menuliskan PM yang intinya mengucapkan selamat ulangtahun. DP-nya diganti dengan fotoku. Foto lama sekitar 2 tahun yang lalu (tahun 2014). Aku sedikit bingung juga, darimana dia bisa dapat fotoku yang itu. Seingatku foto yang itu belum pernah ku-upload ke Facebook atau pun Instagram. Haha, sudahlah, mungkin aku yang lupa. Thanks, Ciik.

Ez menghubungiku via BBM dan bilang dia akan ke rumah. Fandy mengajaknya untuk menjenguk Bimbi di rumah sakit MMC (Mayang Medical Center). Kasihan Bimbi, dia jatuh sakit sejak semalam. Aku pun menyetujuinya dan sekitar jam setengah 1 Ez sampai di rumah. Kami pun bergegas ke rumah sakit mengingat waktu Fandy yang terbatas. Dia harus ke kantor lagi sehabis jam makan siang.

Di sana, aku sama sekali tidak terpikirkan apapun perihal ulang tahunku. Aku masuk dan melihat Fandy menyanyikan lagu Happy Birthday. Di ruangan itu ada Bimbi yang duduk di ranjangnya dengan selang infus plus Mama Bimbi yang memakai masker. Aku berjalan ke arah Bimbi dan menanyakan keadaannya. Fandy masih tersenyum di belakangku dan mengucapkan selamat ulang tahun. Ulala..ya ampun! Rupanya ada kue ultah di kursi di sebelah ranjang. Kue ultah untukku.

Haha, asli, aku benar-benar tidak melihatnya. Pantas saja Fandy berulang kali bilang, lupa beli kosetnya. Aku benar-benar nggak ngeh karena menyapa Bimbi duluan. Haha, makasih, ya, semuanya. Repot-repot menyiapkan kue dan lilin yang tidak dinyalakan itu. Aku awalnya bener nggak ngeh. Haduh, jadi malu campur terharu juga. Dan rupanya Fandy juga sudah upload video di Instagram. Haha, kuota-ku sekarat jadi tidak melihat IG. Terimakasih, ya. Dan kudoakan semoga Bimbi cepat sembuh. Dan semoga ada momen nanti kumpul lagi bareng Dewi yang sekarang sudah punya baby. Hai..baby Vino. :D

Ya, seperti biasa, pastilah tidak lupa untuk foto-foto, haha. Tanpa perlu banyak komentar. Langsung saja ini hasil fotonya:

Ucapan dari Ez :D


Makasih kuenya :D
How I love books!
What a surprise! Thanks...
Ez and Me
Alhamdulillah

Memang karena waktu yang pendek, kami (aku, Ez, dan Fandy) pamit dari ruangan Bimbi. Aku dan Ez pulang ke rumah dan Fandy, seperti yang kubilang sebelumnya, kembali ke kantor. Kuenya kubawa pulang. Di rumah, Ez memberikan hadiahnya untuk aku. Tiga buah novel yang terlihat lezatos banget dimataku. Yee..thanks Cintaa. I love books so much. Ada satu yang berjudul The Silmarillion karangan JRR Tolkien. Ini wishlist-ku banget dari 2 tahun yang lalu. Dan syukurlah akhir tahun kemarin, Gramedia telah menerjemahkannya dan terbitlah itu buku. Senang banget, tentunya. :D

Sore harinya Ez mengajakku jalan. Kami main ke Master Piece lalu makan dan ngadem lagi di Sendok Garpu WTC. Kebetulan saat itu hujan turun dengan derasnya. Jadi kami tetap stay di sana hingga hujan reda. Dari situ bergerak lagi ke arah TheHok untuk beli kuota. Haha, ya, begitulah.

Aku merasa senang dan bersyukur sekali. Di usia yang sudah segini, aku masih dikelilingi dan dilimpahi kasih sayang dari orang-orang yang kusayangi. Terimakasih untuk semuanya. Dan aku akan menutup postingan ini dengan ucapan berikut:

My 26th in One Picture

Terimakasih untuk semuanya. Terimakasih untuk segalanya. Dan doa yang tersampaikan ataupun yang tersimpan di dalam hati. Serta doa yang selalu tercurah tanpa mengenal waktu. Dari semuanya, tanpa terkecuali. Terutama dari keluargaku. Aku merasa Tuhan begitu merahmatiku. Doa yang sama pun kupanjatkan untuk kalian. Aku bersyukur untuk semua ini dan untuk kasih sayang kalian semua terhadapku. Alhamdulillah.

2 comments: