Tuesday, 5 January 2016

December as Blue

gambar diambil dari sini

It supposed to be in last 2015.
Namun aku melewatinya. Sama seperti last October (2015).  Dari dua belas bulan yang ada, aku melewati dua bulan. Tidak memberi mereka jatah untuk muncul pertama kali, mengawali postingan lainnya di blog Pandoraque.

Aku akan tetap menghargai apa yang telah terlewat. Oleh karenanya aku menuliskan ini di hari pertama di tahun 2016 dan aku hanya akan menyebutkan jika ada bulan lainnya yang juga terlewat. Mungkin itu sudah cukup adil. Ya, ini antara aku dengan diriku sendiri.

Ada kemungkinan besar aku akan berhenti membuat monthly post seperti ini. Tiga tahun adalah waktu yang cukup lama. Mungkin saja aku masih akan membuat tema atau sebutan tertentu seperti ini untuk Januari hingga Desember 2016. Namun akan kubatasi hanya dalam bentuk gambar dan di post di side bar of this blog. Hanya saja, sampai sekarang aku belum bisa memutuskan sebutan kreatif seperti apa yang cocok.

Baiklah, bisa kita tinggalkan tentang segala post mengenai tema bulanan. Aku ingin sedikit kilas balik tahun 2015 yang telah sehari berlalu. Aku mengucapkan banyak syukur untuk tahun itu. ada banyak berkah yang Allah limpahkan dan aku yakin pengalaman serta kesempatan yang terbuka di tahun tersebut membuatku setingkat lebih dewasa. Alhamdulillah.

Kado pertama yang Allah beri di awal tahun itu adalah akses penuh untuk sepeda motorku. Ya, Beat itu kado dari Emak dan aku akan ingat selamanya (insha Allah) tanggal Emak memberikan Beat itu kepadaku. Dan sejak April tahun 2015 lalu, aku bisa kembali mengendarai motor itu tanpa raut kekhawatiran dari Emakku lagi. Pikiranku merasa lebih terbuka dan seolah aku satu step kembali melangkah ke depan. Alhamdulillah.

Itu adalah kado yang indah dan berkah Allah meliputi segala sesuatu. Kembali aku diberkahi dengan rasa syukur akan penghasilan yang kudapat di tahun ini. Aku pun bisa memanfaatkannya untuk full pergi berlibur selama 5 hari 4 malam menjelajahi alam Sumatera Barat. Liburan dengan uang sendiri itu, sesuatu! Dan berpergian bareng teman-teman baru sangat menyenangkan. Kami sampai di tujuan dengan selamat dan pulang pun dengan selamat dan tentu saja utuh. Ya Tuhan, Alhamdulillah.

Dan di tahun yang telah berganti ini, ada beberapa rencana dan target yang ingin kucapai. Aku tidak lagi menamainya resolusi. Itu terlalu mudah untuk diabaikan. Namun jika kunamai rencana, tujuan atau target, itu terasa lebih real dan menantang. Ya, apapun itu, mudah-mudahan apa yang aku dan kamu targetkan, tercapai di 2016. Jika tidak, kita harus yakin Tuhan mengurusi kita semua dengan sebaik-baiknya. Yang penting usahanya itu dan mulai lah sesegera mungkin, yaiy. :D

Last but not least,
Selamat tinggal 2015. Selamat datang 2016

No comments:

Post a Comment