Thursday, 23 July 2015

Kusebut ini Rindu

 
Kau melihatku di satu sisi jalan yang kau lalui
Aku melihatmu saat kau melewatiku dengan senyum khas itu
Aku lalu memintamu menghampiriku, duduk di sini, di sampingku,
Menghela napas waktu, sejenak, yang tetap takkan terulang

"Kau pergi kemana?"
"Aku tidak pergi. Aku hanya melewati jalan ini."
"Lalu, suatu kali kau akan kembali, melewati titik ini?"
"Iya. Namun aku tidak menjanjikan apapun untukmu."
"Aku tahu. Ada celah untukku tidak lagi duduk di sini.”

Kau kembali berdiri, bersiap melewati, seperti yang seharusnya
Dan aroma sedih bercampur rindu menguar dari mataku
Ya, belum lagi kau menghilang, namun rindu sudah menyelubungi

Kau masih akan melewati jalan ini,
Tak perduli apakah sosokku masih duduk di titik ini
Namun sebongkah rindu yang kusemat ke tanganmu,
Akan kupastikan terus menyala dan semoga,
Kau menyukainya.

No comments:

Post a Comment