Thursday, 25 June 2015

Buku versus Media Sosial

Tak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi telah membawa dampak terhadap perkembangan dan perubahan jaman. Jika dulu kita membutuhkan pos untuk mengirim surat, mesin tik untuk mengetik, kamera untuk mengambil foto, sekarang kita bisa mendapatkan semua hal tersebut dalam satu alat bernama handphone/tablet atau bisa juga laptop.

Sama halnya dengan fungsi sebuah buku. Seperti yang dipaparkan oleh Mas Darto di postingannya yang berjudul Minat Baca Buku di Era Media Sosial Twitter danFacebook, fungsi sebuah buku kini bisa diambil alih oleh alat-alat canggih tersebut. Begitu pula perihal konten berita yang bisa diakses dengan mudah melalui perantara internet dan media sosial (medsos).

Namun menurut saya, hal tersebut kembali lagi ke individu yang menggunakan teknologi dan pemilik akun medsos tersebut. Medsos, hanyalah sebuah alat. Sama halnya dengan, katakanlah, sebuah penggaris. Kita bisa memakainya sebagai alat bantu menggambar. Namun kita juga bisa memakainya sebagai alat pemukul kepala orang lain.

Sangat disayangkan jika mereka menggunakan medsos sebagai alat utama untuk mengakses berita tanpa membuka link yang berada di medsos tersebut. Pendeknya, mereka hanya mengambil inti sari berita melalui judul dan deskripsi singkatnya saja. Hal ini bisa berujung kepada kesalahpahaman.

Namun, ketika mereka bisa memanfaatkan medsos tersebut untuk update dengan kondisi terkini, tidak menebar gossip dan mau menggali lebih dalam sebelum mengeluarkan opini, maka hal tersebut tidak masalah.

Lebih lanjut, saya rasa masih banyak penggemar buku di luar sana. Ya, medsos bisa menjadi penyebab malasnya seseorang membaca buku. Namun kegemaran membaca buku bergantung kepada banyak faktor lainnya, semisal keluarga, jenis buku, pun harga buku itu sendiri. Dalam ingatan saya, jauh sebelum medsos gencar dan berkembang seperti saat ini, banyak pula mereka yang enggan membaca buku.

Ya, kembali lagi, itu adalah sebuah alat. Efek yang ditimbulkan oleh alat tersebut bergantung kepada si Penggunanya.

Sekian tanggapan saya terhadap artikel Mas Darto di blog Catatan Kecil-nya. Salam sukses. :)

2 comments:

  1. Betul, yang namanya teknologi memang tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. Makasih atas partisipasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Mas. Sama-sama. Sukses buat GA-nya. :)

      Delete