Thursday, 6 November 2014

Te..Satee

Sate. Makanan khas Indonesia ini memang yummi banget. Di Indonesia sendiri dikenal ada macam ragam sate. Salah dua yang famous adalah sate Padang dan sate Madura. Ini famous versi Kiki ya. But FYI, sate ini pun masuk dalam urutan blabla makanan terenak tahun 2013 versi blabla. Yakin, readers terutama di Indonesia, semua pasti sudah kenal dan icip-icip makanan yang namanya sate ini.


gambar diambil di sini

Well, bicara soal kuliner sate, aku mau promosi-in 4 tempat makan sate yang enak di Kota Jambi ini, versi Kiki. Gak cuma enak, tapi juga unik dan khas dari segi rasa dll. Pastinya harga si sate pun tak mahal. Gak bikin dompet kamu kabur kayak di iklan motor @#?!8  ntu. Oke, ku mulai ya:

#1 Sate Beringin
Ada satu daerah di Kota Jambi ini yang dinamakan daerah Beringin. Pertama kali dengar nama warung sate ini, ku kira sate ini cabang dari sate yang ada di daerah Beringin sana. Rupanya bukan. Jika dicermati, nama warung sate ini: Sate 'Beringin'. Ada tanda petik yang disisipkan. Selain itu, warung satenya ini bukan di daera Beringin, melainkan di daerah Pasar. Jika kamu anak Jambi, datang saja ke Pasar lalu turun lewat simpang Sado. Lewati palang parkir masuk pasar, belok ke kanan.

Well, warung atau mungkin kios sate ini berukuran tak terlalu lebar. Hanya menyediakan 4 bilik makan. Satu bilik bisa diisi dengan 2-4 orang. Sedikit sekali kan kapasitasnya. Walau begitu orang-orang datang ke sana silih berganti. Usut punya usut, ternyata warung sate ini sudah lama sekali berdiri. Kira-kira sejak zaman Emak saya merantau kuliah dulu. Bahkan kata Bulek, sejak ia kecil, sudah diajak makan sate disini. Jadi mungkin kira-kira sudah 20 tahunan lebih sepertinya.

Lalu kenapa namanya Sate 'Beringin'? Asumsiku mungkin karena dulu pertama kali, abang penjual satenya jualan di bawah pohon beringin. Yup, daerah pasar Jambi memang terkenal ramai pohon beringinnya. Nah, jadilah dinamakan sate 'Beringin'. Asumsi aku lho ya, :).

So, apa lagi kah yang membuatnya unik selain dari nama dan interior warungnya? Well, tentu saja rasanya. Sate 'Beringin' ini rasanya khas. Sate padang dengan varian sate ayam dan sate daging. Kuahnya terasa sedikit pedas yang meletup-letup dilidah. Umm, seperti pedas lada. Pokoknya khas dan enak lah rasanya. Dan kata Emak, rasa kuah satenya gak berubah sejak dulu. Yah, tempat ini tetap menjaga cita rasa satennya.

Oh ya, satu lagi keunikannya adalah dari segi penyajian. Ketupat satenya dipotong dengan ukuran kecil-kecil. Pas untuk sekali masuk mulut, ukuran mulut cewek ya. Sendok yang digunakan pun bukan sendok makan, tapi sendok teh ganggang panjang. Nah, unik kan? :). Oh ya, untuk harga seporsinya 15 ribu rupiah (sate ayam) dan 17 ribu rupiah (sate daging). Untuk yang merasa kebanyakan, dibolehkan memesan setengah porsi dengan harga yang telah ditentukan pula. Bagaimana readers, tertarik? Ayo sini ke Jambi makan sate 'Beringin'. :)

#2 Sate STM
Hmm, mengapa di namakan sate STM? Simple, karena lokasi warung sate ini di daerah STM, maju dikit ke arah Nusa Indah, daerah Sipin Jambi. Karena lokasinya di dekat STM tersebut, maka aku dan Ezi biasa menyebutnya sate STM. Nama asli warung sate ini ku lupa, haha, gomen.

But Readers, sate di sini uenak. Sate yang ditawarkan hanya sate Padang dengan varian daging sapi dan daging ayam. Bumbu kuahnya menyatu alias nge-blend banget dengan daging di satenya. Yumm. Ini yang membuat sate STM ini uenak.

Kalau masalah khasnya, daging sate ini dibakar hingga terasa garing. Sehingga agak sedikit kriuk dimulut. Yup, daging di satenya tidak di potong tebal, melainkan agak kecil dari potongan daging sate kebanyakan. Mungkin itu yang membuatnya jadi kriuk.

Well, kalau soal harga, tak masalah teman. Terjangkau banget. Hanya dengan 10 ribu rupiah, kenyang deh perut kita teman. Haha. Ayoo datang ke Jambi, coba-in sate ini, :).

#3 Sate Tugu
Nah, kali ini memang namanya sate Tugu. Aku membaca dengan jelas di spanduk di bagian depan warung sate ini. Yup, jelas sekali. Dinamakan sate Tugu bukan karena satenya yang berbentuk tugu ya, melainkan lokasi warung ini berada di daerah Tugu Juang, Sipin Ujung.

Aku tidak tahu pasti sejak kapan warung sate ini berdiri. Adapun jenis sate yang ditawarkan ada dua macam yaitu sate Padang dan sate Madura. Kedua sate ini disajikan seperti biasa, seperti kebanyakan sajian sate lain pada umumnya.

Nah lho, apa yang membuatnya khas? Well, taste ny kawan. Biasanya daging sate terasa asin-asin gurih, nah, daging sate ayam di warung ini rasanya manis-manis gurih. Iya beneran manis. Nah, cocok banget kan buat kamu yang doyan makanan manis gurih atau buat kamu yang sekedar penasaran dengan rasanya. Ayoo kemarii, :)

#4 Sate Gunung Tiga
Weew, agak ngeri nih nama warung satenya. Jangan macam-macam. Gunungnya ada tiga. Haha. Entah lah apa makna filosofis dari warung sate ini. Belum sempat ku tanyakan ke si empunya nya.

Intinya, sate Gunung Tiga ini khas banget rasanya. Kuah satenya kental aroma kayu manis. Hmm, unik kan, :). Jika kamu penasaran bagaimana sate dengan aroma kayu manis yang begitu ketara, sok atuh mampir ke sini. Gak usah takut, tetep enak kok rasanya, :).

Well, sate di sini disajikan dengan potongan ketupat yang kecil-kecil. Warna kuahnya kuning gelap. Lokasinya sekitar 5-10 menit dari rumahku. Lebih jelasnya lagi di daerah Pandawa, Kasang, Jambi Timur. Atau lebih tepatnya besebrangan dengan apotik Pandawa. :)

Yup. Itulah beberapa review kuliner sate yang enak dan unik versi Kiki. Jika kalian sempat singgah ke Jambi, ayo ikutan icip-icip sate di sini. :D

No comments:

Post a Comment