Thursday, 6 November 2014

Puisi Lagiii…

Haha, aku belum tahu mau diberi judul apa puisi ini. But yea, aku membuat puisi ini untuk diikutsertakan ke salah satu event di Monday Flash Fiction. Ada hadiah menarik yang ditawarkan. Namun bukan karena itu aku ikut. Melainkan karena sedang ada ide dan waktu untuk membuat. Haha, aku berasa sok sibuk banget. Hanya saja aku memang masih harus adaptasi dengan waktu dan kerjaan. Padahal pengen banget bisa ikut nulis FF atau ngikutin prompt setiap senin lagi seperti dulu, hiks.

Okay, puisi ini salah satu percobaan juga, sih. Aku sengaja mencoba membuat puisi dengan irama yang sama di akhir setiap barisnya. Memang gak harus seperti itu, hanya lagi kepingin saja mencoba seperti itu. Gimana hasilnya? Haha, enjoy this out! :D

Source. Edited by me

Okay, ini puisinya. Biar tampilannya enak sengaja kusertakan gambar. Haha, rada edit-edit dikit. Well, Enjoy.. :D 

Kemarin, semesta damai tak cemburu

Langit meletupkan beribu permen manis biru

Pun angin melagukan asmara tanpa keliru

Kutatap lekat matanya dilingkupi dawai haru

Pancar romansa kian meluap menari memburu

Ya, Matahariku telah datang bersama sekotak beludru

Ya, tirai sendu jemariku kini berisikan kerlip baru

No comments:

Post a Comment