Tuesday, 19 August 2014

Idul Fitri 1435H (28-29 Juli 2014)

Ahh, ya! Aku belum cerita tentang momen lebaran atau Idul Fitri 1435H yang lalu. Memang akhir-akhir ini kebiasaan lamaku kambuh. Hobi menumpuk ide dan akhirnya kewalahan sendiri. Not a good habit, yes. Hehe, oke, sebaiknya aku segera cerita saja. :D

Alhamdulillah Idul Fitri tahun ini serempak, maksudku kompak berbarengan. Tidak ada yang merayakannya lebih awal. Dan Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk merayakan Idul Fitri plus bareng keluarga dan orang-orang tersayang. Walaupun di pagi itu, sejenak takbir berhenti karena petugas Mesjid mengumumkan berita duka. Ada tetangga yang berpulang tepat di pagi Idul Fitri. Jadi aku bersyukur sekali masih bisa merayakannya bersama keluarga besarku pula.

Hiks! Tahun ini aku tidak dapat sholat Ied karena Red Day alias berhalangan alias lagi dapet. Bapak, Emak, dan Rani seperti tahun sebelumnya sholat di lapangan Koni. Sementara aku menunggu dan mendengarkan takbir dari rumah sembari menyiapkan kue kue, sarapan ketupat, dan memakai baju untuk lebaran hari pertama.

Baju ini Emak yang menjahit. AKu, Rani dan Emak memakai baju yang seragam, sama persis mulai dari bahan, warna dan model, haha. Baju ini terbuat dari tile yang disulam motif bunga berwarna hijau. Bagian dalam dan roknya dari bahan hmm mungkin jersey berwarna cokelat tua. Untuk jilbabnya sendiri, dipilih hijab segi empat Paris warna cokelat kehijauan, yaiy. Aku memakai model hijab semi resmi.



Seusai sholat, seperti biasa semua akan berkumpul di rumah si Mbah. Bersalaman dan bertangisan meminta maaf satu sama lain. Dan aku masih kebagian THR, agak malu, sih, auww, haha. Hampir semua ada kecuali Adam (sepupuku) yang masih di Bandung mengurus skripsinya dan tidak bisa pulang ke Jambi dulu dan Mbak Dewi (sepupuku) yang lebaranan bareng keluarga suaminya (Bang Eman) di Padang. Namun salam dan ucapan maaaf serta kebahagiaan Idul Fitri mengalir juga buat mereka dari kami keluarga di Jambi. :D

Sehabis berkumpul di situ, kami mulai berjalan keliling kampung, ke tempat tetangga yang sebagian juga masih keluarga dan kerabat, haha. Iseng-iseng aku bareng sepupu sempat juga berfoto bersama-sama. Ini foto-foto kami, yaiyy. :D



Hari pertama berlalu, tanggal dua syawal menjelang. Agenda untuk hari kedua ini adalah berkunjung ke tempat keluarga Mbah di Payolebar atau dengan kata lain ke tempat sepupu-sepupunya Bapak. Ada yang naik mobil dan ada yang bermotor. Sebelum berangkat, lagi-lagi aku dan sepupu plus Kak Nelly (anggota keluarga baru, istrinya Eko-sepupuku) berfoto. Haha, lagi-lagi di samping rumahku.



Ya, pokoknya beribu syukur untuk lebaran tahun ini. Mudah-mudahan kami termasuk ke dalam umat yang meraih kemenangan dan mampu menjaga kemenangan itu. Senang sekali masih bisa berkumpul dan lebaranan bareng mereka semua. Mudah-mudahan kami masih ada umur dan tahun depan menjadi lebih baik tentunya, aamiin.

No comments:

Post a Comment