Friday, 18 July 2014

Kraffel: Cemilan Manis-manis Gurih

Ceritanya berawal dari Emak dan Rani yang baru pulang dari Fresh (Supermarket). Emak memang minta Rani, adikku, untuk menemaninya belanja bulanan, belanja bahan pokok untuk sebulan.

Ketika Emak dan Rani pulang, aku menyambut dan membantu Emak membereskan belanjaannya. Aku menyusun beberapa makanan termasuk jajanan di dalam kulkas. Nah, ketika susun menyusun inilah aku ketemu sama cemilan satu ini: Kraffel.

gambar diambil dari sini

Kemasan cemilan dengan varian “Original Sweet” ini berwarna kuning cerah. Terlihat menyolok memang. Dan semakin menyolok karena ini panganan baru dan aku belum melihat iklannya di tivi (bisa juga karena aku yang gak update, sih). Pun nama cemilan ini unik, Kraffel. Oh ya, harga sebungkus Kraffel yang Emak beli ini sekitar empat ribuan.

Kraffel dipasarkan di bawah label Tango. Sudah bisa nebak kali ya, pasti ini semacam wafer. Iya, aku juga berpikir seperti itu. Aku tidak berharap banyak, juga soal rasanya. Namun aku penasaran, haha. Alhasil, aku buka dan aku cicipi. Saat itu aku sedang tidak puasa. :D

Kress! Aku menggigit sepotong Kraffel. Aku langsung teringat akan kue semprong (maaf, aku tidak tahu bahasa Indonesianya -__-). Namun Kraffel ini lebih renyah dan lebih enak. Paduan rasanya seperti rasa kue semprong, wafer, plus karamel yang gurih. Ada topping berupa butiran gula pasir dan bubuk apa aku gak tahu, yang jelas bikin gurih. Paduan rasanya asyik deh. Bikin nagih juga, sih. :D

Selain rasanya yang asyik, Kraffel ini benar-benar renyah. Ya, mungkin kerenyahan ini bisa dilihat juga dari teksturnya yang tipis. Aku jadi menebak jika Kraffel adalah singkatan dari “Kranci (Crunchy) Waffel”. Ya, hanya tebakan aku saja sih karena aku tidak main langsung ke situsnya (@TangoKraffel) dan juga belum pernah makan waffle, hiks (-__-)

Ya, lumayan lah Kraffel ini dijadikan cemilan. Mungkin cemilan sore, cemilan malam, cemilan pagi, ahh terserah saja, haha. Oh ya, aku tidak menghitung, ada berapa keping dalam satu bungkus itu, yang jelas lumayan banyak juga isinya. Sepertinya cocok juga untuk teman bersantai dan minum teh. Ya, ini cerita Kraffel versi Kiki. Kalau penasaran, silakan dicoba sendiri, ya. :D

No comments:

Post a Comment