Friday, 18 July 2014

Bakso Bakar

Salah satu kuliner yang masih cukup hits di Jambi adalah bakso bakar. Sebenarnya kemunculannya pertama kali, sudah cukup lama. Atau malah mungkin dari sekitar setahun yang lalu. Namun baru kali ini aku bisa menuliskannya, hehe.

gambar diambil dari sini

Pasti sudah tahu dong bagaimana rasanya bakso. Yup, bakso atau meatball adalah daging yang digiling lalu ditambahi rempah-rempah tertentu yang kemudian dicetak bulat-bulat. Umumnya bakso disajikan dengan kuah yang gurih dan panas dengan sedikit taburan bawang goring. Nah, kali ini bakso disajikan tanpa kuah dan setelah direbus, bakso itu dibakar. Cocok untuk dijadikan snack ringan atau camilan sore-sore.

Bakso bakar yang sering aku beli ini mempunyai harga 1000 rupiah per tusuknya. Nah, satu tusuk bisa berisi 3 bakso. Adapun tempat langganan aku membeli bakso ini ada dua. Pertama di depan SDN 13 dan satu lagi di depan Puskesmas daerah Langit Biru. Aku menyukai membeli bakso di sana karena selain dekat dengan rumah, bakso bakarnya juga enak serta cocok dilidah. Sayang belum aku sempat foto-in.

gambar diambil dari sini

Beberapa pedagang bakso bakar ada yang membuat variasi. Selain bakso bakar atau memang benar bakso, mereka juga menjual bakso yang dibungkus dengan tahu lalu di bakar. Jadi maksudnya, adonan bakso tersebut tidak berbentuk bulat lagi. Adonan tersebut disisipkan ke dalam tahu lalu (sepertinya) di rebus hingga matang. Nanti jika ada pembeli yang mau, mereka akan membakar –sebut saja- bakso tahu tersebut. Aku doyan juga nih makan yang bakso tahunya. Lumayan untuk variasi. Oh ya, satu tusuknya berisi 3 potongan bakso tahu, sama seperti bakso bakarnya.

Kalau aku sih memang penyuka cemilan yang gurih dan sedikit asin. Aku memang agak kurang kalau makan kue-kue yang manis. Alasannya sih jelas, karena aku sudah manis, hahaha. *kena keplak*. So, bakso bakar adalah salah satu kuliner yang aku sukai. Apalagi bakso bakar tahunya. Yummy. Ayo kita makan bakso bakar rame-rame, yuk! Haha..

No comments:

Post a Comment