Thursday, 2 January 2014

Kecoa

Kecoa itu menjijikan. Tapi aneh, lagi-lagi aku tetap merasa kasihan dan agak gimana gitu dengan seekor kecoa di kamar mandi di rumah ini. Yah namanya kamar mandi, sudah rutin dibersihkan, kadang tetap ada penghuni-penghuni yang tidak diharapkan. Salah satunya si Kecoa yang itu. Larut malam ketika ku cuci muka dan sikat gigi, aku sering bertemu dengan kecoa ini. Biasanya dia sih gak nyerang, maksudnya langsung kabur ketika ada manusia masuk ke kamar mandi. Namun suatu kali dia malah berlari ke arahku. Reflek ku siram dia dengan air hingga nyebur ke pipa pembuangan. Agak miris rasanya.

Aku jadi heran, mengapa ketika bertemu dengan kecoa, si Kecoa bukannya kabur tetapi malah berlari ke arah lawan atau kea rah kita. Apa mungkin itu karena dia mau menakuti dengan menabrakkan dirinya ke musuh. Simple, si Kecoa itu kan hitam, bau, dan mampu bergerak cepat. Atau apa karena dia mau meninggalkan bau busuk makanya dia malah berlari menabrak musuhnya. Baru deh setelah menabrak, itu kecoa langsung berbalik arah melarikan diri. Kan biasanya gitu kan?

Sudah lama aku bertanya-tanya soal ini, di dalam hati. Dan kamu tahu kawan? Allah memang Maha Mendengar. Aku sering mengalami hal ini. Allah menjawab pertanyaan tersebut melalui perantara Facebook. Yup, suatu kali ketika lagi berselancar di facebook, aku menemukan artikel singkat dari akun Koran Fesbuk. Isinya seperti berikut:

SEMAKIN ANDA TAKUT, KECOA SEMAKIN MENDEKAT
Kecoak memiliki sensor atau radar yang dapat mendeteksi rasa takut pada orang-orang di sekitarnya. Apabila Anda merasa takut, maka kecoak akan dapat mengetahui rasa takut yang dirasakan dan justru serangga ini akan mendekati Anda.

Kecoa memiliki sistem saraf dan sistem gerak motorik yang mencengangkan, serta memiliki kecepatan reaksi yang amat mengagumkan untuk meloloskan diri dari bahaya, termasuk reaksinya yang menempel pada objek yang memiliki rasa takut terhadapnya. Ini merupakan reaksi pertahanan diri dari kecoa tersebut. (KF-Vey/Viva)

Hmm..bagaimana ya baiknya aku menutup tulisan ini? Aku biasa bermasalah dengan penutup. Well, cerita kali ini jangkauannya memang luas. Dari kecoa hingga keajaiban sebuah jawaban. Terkadang tanpa di sadari, ada aliran-aliran tak kasat mata yang melingkupi hidup ini. Memang, ada banyak sekali hal yang bisa dipandang secara lahir oleh mata. Namun juga ada banyak sekali hal yang bisa dipandang secara batin oleh hati. Terimakasih untuk hidup yang menakjubkan ini ya Allah. :):)

No comments:

Post a Comment