Tuesday, 9 July 2013

Review: Man of Steel

Boleh jadi, Man of Steel alias Superman adalah film yang booming di bulan Juni lalu. Promo alias publisitas film besutan sutradara Zack Snyder ini gencar banget. Berbagai merek dagang pun ikutan membesut icon ini alias Superman menjadi icon produk baru mereka. Sebut saja seperti ... ahh, you know lah,:)


Ada dua hal yang menurutku berbeda dari kebanyakan film-film Superman lainnya.
Pertama, dari segi pemeran antagonis di film itu dan kedua dari segi kostum. Nah, tokoh antagonis di film kali ini bukanlah Lex Luthor alias the evil but rich and genius man on Earth. Musuh pahlawan super kita kali ini adalah bangsanya sendiri, dari Planet Krypton bernama General Zod (Michael Shanon). Masih seperti Lex Luthor yang di salah satu serial Superman, Smallville, merupakan teman si Superhero, General Zod ini juga teman ayahnya Superman. General Zod ini pula yang membunuh Ayah kandung Superman yang bernama Jor El (Russell Crowe).

Kalau dari segi kostum, sudah tahu donk, Superman punya kostum baru. Doi tidak lagi pakai sempak merah, haha. Kostumnya juga tidak bewarna biru terang lagi.  Begitu pula dengan jubah serta boot-nya pun tak berwarna merah menyala lagi. Superman kali ini lebih elegan, hehe,:)

Singkatnya, film ini, katakanlah, dimulai dengan beberapa scene kehancuran Planet Krypton dan pengiriman Baby Superman alias Kal-El kecil ke Bumi. Lalu disepanjang film, bisa dikatakan pula, dipenuhi dengan flashback ketika si Superman tumbuh dewasa dan diasuh oleh manusia bumi atau orangtua angkatnya yang bernama blabla.

Beranjak ke tengah film, ada saat Clark Kent alias Kal-El alias Superman (Henry Cavill) bertemu dengan hologram berwujud ayahnya dan pertemuannya dengan si cantik Lois Lane (Amy Adams) dari Daily Planet. Di akhir film, barulah tampak adegan berulang-ulang melawan musuh alias General Zod dan kawan-kawan. Oh iya, adegan pertarungan di film ini mengingatkan aku dengan film Hulk, ketika Hulk mengamuk dan melompat-lompat,:).

Special effect yang dibawa oleh film ini keren beud. Namun sayang, kadarnya tidak setara dengan jalan cerita film tersebut. Aku sedikit merasa bosan dengan adegan yang berulang-ulang dan beberapa hal yang terasa diada-adakan sebagai penyambung jalan cerita. Aku merasa Cavill kurang keluar auranya untuk menjadi Superman, hehe,:).

Tapi gak tahu lah ya dengan teman-teman pembaca. Bisa juga karena ketika itu aku menonton yang 3D. Kalau aku sih agak gak nyaman menonton dengan kacamata 3D. Lagian adegan-adegan di film tersebut tidak terlalu berinteraksi dengan kuat dengan penonton selayaknya adegan 3D.

Nah, bagi penggemar Superman, sudah pada nonton belum film Superman yang ini? Hayoo,:). Di film ini bakal dijelaskan apa arti simbol mirip huruf -S- di dada Superman itu. Terus dikasih tahu juga siapa yang memberikan kostum itu ke Kal-El alias Superman. Akan ada banyak pula penampakkan tentang Planet Krypton dan penghuninya. Lagian Superman juga pakai kostum baru tuh. Ayo ayo yang suka dan penasaran pada nonton. Haha,:)

[04 July 2013]

No comments:

Post a Comment