Friday, 26 July 2013

Cairan di Tubuh

Tetiba aku terpikir tentang  suatu hal. Kenapa ya kebanyakan dari cairan yang keluar dari tubuh seorang manusia, sering dianggap atau dinilai sebagai sesuatu yang jorok. Sebut saja seperti (maaf ya jika ada yang merasa jijik membaca ini): air liur/ludah, air seni, darah, ingus, dll. Jika ada orang yang meludah, dan itu terlihat sama orang lain, baik itu meludah dengan baik-baik atau serampangan, pasti ada yang menilainya tdak sopan, jorok, jijik, kotor, bikin mual dan segala macam. Begitu juga misalnya dengan cairan tubuh lainnya.


Mungkin, cuma air mata yang bisa dijadikan pengecualian untuk hal ini. Maksudnya, ketika cairan yang keluar itu bernama air mata, maka orang yang melihat tidak akan merasa jijik melainkan terenyuh. Malah akan mudah tangan orang lain terulur untuk menghapusnya atau menyentuh air mata itu. Jelas yang dimaksud di sini air mata tulus ya, bukan air mata buaya apalagi buaya KaWe, hadehh. Well, apa karena itu ya, air mata ditempatkan di bagian paling atas tubuh. Maksudnya tempat keluarnya ada di mata dan mata terletak di bagian tubuh teratas dari tempat keluar cairan lainnya, yah katakanlah demikian.

Apa ya maksud dari pemikiran ini. Apa maksudnya sebuah pengajaran dari Tuhan ya, bahwa manusia ini tidak sepatutnya sombong karena manusia itu sejatinya hina. Dikarenakan terdiri dari komponen cairan yang bila keluar, terasa menghinakan. Bila manusia tanpa akhlak atau bila tidak mempunyai perasaan yang baik maka adalah hina. Karena hampir semua isi di dalam tubuh manusia ini, bila dikeluarkan, seperti contoh cairan yg dtulis diatas tadi, dinilai sebagai sesuatu yang jorok dan hina. Akan tetapi bila dikeluarkannya bersangkutan dengan hati sebagai pusat perasaan, maka akan jadi mulia dan indah, seperti air mata. Wallahualam. Allah yang Maha Mengetahui.

[21 July 2013]

No comments:

Post a Comment