Wednesday, 19 June 2013

Review: Whiteout

Suatu malam, ku belum bisa tidur. Ku masih santai-santai menonton tivi. Nah kebetulan ada film bagus yang belum pernah ku tonton. Pemeran utamanya si cantik, Kate Beckinsale.

Selidik punya selidik, ternyata film ini di produksi tahun 2009. Tampilan Kate di film itu hampir mirip dengan yang di Underworld. Tampilan rambutnya maksudnya. Kalau kostum yang digunakan jelas berbeda. Kali ini ia berperan sebagai manusia biasa non vampir,:)

Film ini bercerita tentang kasus pembunuhan dimana Kate berperan menjadi seorang Marshall bernama Carrie Stetko. Setting tempatnya adalah daerah kutub selatan alias Antartika, the coldest and most isolated place on earth. Tempat ini bersuhu minus 50 derajat celcius yang paling jarang penduduknya. Inilah salah satu daya tarik film ini. And oh ya, just lil' bit information, sebenarnya ia dulu bertugas di daerah Amerika lainnya. Namun karena trauma psikologis, ia memutuskan untuk bertugas di tempat terasing di bumi tersebut, mengurusi kriminal-kriminal kecil.

Nah, mengapa bisa ada kasus pembunuhan? Semua berawal dari sekitar 50 tahun lalu. Sebuah pesawat Sovyet yang membawa hasil tambang berlian, jatuh di daerah tersebut. Nah berlian-berlian itulah yang diperebutkan dan jadi pokok masalahnya.

Film berdurasi 101 menit ini, bagus kok untuk ditonton. Alurnya ringan namun menarik. Banyak pengetahuan di dalamnya. Terutama seputar bertahan hidup dan pengaruh suhu dingin pada tubuh. Oh ya, sekedar informasi, Whiteout sendiri itu adalah semacam winter storm atau badai salju dimana daerah yang dilanda badai ini menjadi putih dan terang sekali sehingga menyulitkan untuk melihat benda-benda lainnya.

[11 Juni 2013]

Picture and sources: IMDb

No comments:

Post a Comment