Wednesday, 19 June 2013

Pameran Seni Rupa

Menyempatkan diri mengunjungi pameran budaya hari sabtu, 8 Juni 2013 lalu. Menurut informasi yang ku dapat, pameran besar seni rupa ini berlangsung dari tanggal 4-8 Juni. Pameran ini diadakan dalam rangka temu karya taman budaya se-Indonesia. Jadi berlokasi di Taman Budaya Jambi, di daerah Sei. Kambang.

Pameran kali ini bertajuk "Matra Mantra" dan menampilkan kurang lebih 60 karya terdiri dari lukisan, fotografi, patung, dan karya instalasi luar ruangan. Serta turut memamerkan lukisan sepanjang kurang lebih 100 meter yang akan langsung dikerjakan oleh para seniman peserta pameran.


Saat berkunjung ke sana, disambut dengan riuh bunyi musik gambus atau seperti kasidahan gitu. Terlihat di panggung, beberapa penari gambus berpakaian gamis dan beberapa orang memainkan rebana. Pengunjung sore itu cukup ramai. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Mungkin karena bertepatan dengan weekend kali yaa.

Ketika masuk dari gerbang, di sebelah kanan kita akan terlihat beberapa deretan bazaar. Mereka menjual beragam produk. Ada pakaian, kerajinan tangan, dan juga jasa membuat sketsa wajah. Ingin coba sih minta dibuatkan sketsa, karna katanya siap dalam 15 menit. Tapi berhubung keuangan yang lagi tak stabil, haha, akhirnya aku dan Ezi, tidak jadi minta dibuatkan sketsanya. Mana tau harganya wow, haha..

Oke lanjut suasana pameran. Masih dari gerbang, bila kita ke arah kiri, akan menjumpai deretan kanvas panjang, mungkin sekitar 100 meter. Kanvas ini terbagi dua sisi. Nah di sini kita bisa lihat beberapa lukisan yang di lukis langsung oleh peserta pameran. Ada peserta dari Jambi, Bengkulu, Kalimantan, dan lain-lain. Kebanyakan lukisan abstrak tak beraturan. Hmm kalau aku, susah sih ambil meaning-nya, hehe,:)

Nah, pameran seni rupa yang berbingkai dan tertata rapi, ada di dalam Gedung Utama TBJ. Untuk masuk ke dalam, kita diminta untuk mengisi buku tamu terelebih dahulu. Lucky, i got one free cd yang berisikan lagu-lagu khas daerah Jambi.

Di dalam pameran ini, ada kurang lebih 60 karya. Kebanyakan berupa lukisan. Kalau aku, sukanya lukisan berukuran 2x2 meter. Umumnya lukisan berukuran besar ini menampilkan suasana khas suku dayak. Ada wanita dayak dengan kupingnya yang panjang dan beranting, sedang tersenyum, manis sekali. Yang paling oke, lukisan di bagian belakang sekali. Menampilkan kepala seorang wanita yang dipenuhi kupu-kupu. Cara pelukisnya menggoreskan cat ke kanvas, itu yang bikin kagum. Ahh, susah pula ku menjelaskannya,:).

Yups, kira-kira begitulah suasana pameran seni rupa di TBJ lalu. Mulai dari karya-karya di halamannya hingga ke gedung utama. Umm, aku tak tahu pasti, apakah itu seluruhnya atau masih ada pameran di gedung-gedung lainnya. Mungkin ada baiknya, untuk acara mendatang, lokasi pameran ini di lengkapi dengan denah acara. Mungkin bisa di taruh di pintu masuk. Sehingga pengunjung tidak kebingungan terutama pengunjung yang masih awam dengan suasana areal Taman Budaya tersebut. Selain itu agar pengunjung juga bisa mengunjungi seluruh areal pameran. Hal ini dikarenakan ada juga pengunjung yang tidak tahu atau tidak sampai langkahnya ke Gedung Utama. Kan sayang sekali. Yah menurutku sih gitu, hehe,:).

Well, sekian dulu postingan kali ini. Kalau mau lihat foto-foto sewaktu ku berkunjung kesana, haha, silakan klik link ini: Foto-foto

[7 Juni 2013]

2 comments:

  1. Thanks ya sob udah share , blog ini sangat bermanfaat sekali .............




    agen tiket murah

    ReplyDelete