Sunday, 17 March 2013

Kakek Tua Baca Koran



Pagi ini aku menaiki angkot jurusan Broni-Telanaipura. Katakanlah di tengah jalan, sebelum sampai di tempat aku turun, naiklah seorang kakek tua. Aku taksir usianya sekitar 70'an, karena aku langsung terbayang dengan Mbahku yang tinggal di sebelah rumah. Kakek tersebut berkulit terang, dan tampak rapih dalam balutan stelan safarinya berwarna biru keabu-abuan, serta lengkap dengan peci di kepala.


Sopir angkot melihatnya dan menepi. Si Kakek tua masuk dengan perlahan dan duduk di bangku panjang, tepat di sampingku. Tangannya memegang koran, dari headline-nya ku tahu pasti itu koran terbit pagi ini karena saat angkot ini melewati lampu merah, aku sempat ditawari membeli koran tersebut. Awalnya aku mengira, kakek tersebut menumpangi angkot karena mau pergi ke kantor pos, mengambil uang pensiun. Namun sesaat kemudian dalam hati aku tertawa sendiri, karena, hey, ini kan bukan awal bulan, haha.

Kakek tampak tertarik dengan korannya. Beberapa kali, bahkan setelah duduk di angkot, beliau mengangkat korannya dan mulai membaca halaman awal koran tersebut. Dan benar, beliau tampak serius membacanya. Namun mungkin karena di dalam mobil yang bergerak, beliau menurunkan korannya dan memandang ke arah luar mobil. Tetapi tak berapa lama beliau kembali membaca korannya. Yang membuatku tertarik memperhatikannya, hmm saat itu beliau tidak pakai kacamata. Iya, itu membuatku kaget dan bingung. Si Kakek seperti enteng saja membaca tanpa kacamata di usianya itu. Hmm, spekulasi pun bermunculan di pikiranku. Kok orang setua Kakek membeli koran dan membacanya tanpa kacamata?

Well spekulasi pertama, mungkin si Kakek ini hanya bisa membaca tag line atau judul berita di koran tersebut. Biasanyakan judul di halaman depan di tulis dengan ukuran font yang lebih besar. Tetapi buat apa beli koran dan menyempatkan membaca di angkot jika hanya ingin membaca tag line-nya saja?

Kedua, sepertinya si Kakek adalah seseorang yang dari muda gemar membaca. Beliau ketika itu hanya menenteng koran. Jika tidak tertarik untuk dibaca, mengapa koran tersebut dibeli sama Kakek, ya kan, :). Selain itu terlihat dari penampilannya yang rapi, hingga memakai kaos kaki serta sepatu pantofel, mencitrakan beliau adalah seorang yang intelektual. Kalau mau main tebak-tebakan, sepertinya dulu beliau berprofesi sebagai guru atau orang kantoran.

Lanjut spekulasi ketiga, si Kakek mungkin tipikal orang yang peduli dengan kesehatannya. Terbukti beliau masih kuat berjalan dan naik angkot. Itu tanda tubuh dan ingatannya masih bagus. Dan beliau membawa koran dan membacanya tanpa perlu memicingkan mata atau mengangkat koran tinggi-tingi. Mungkin beliau dari mudanya sudah sering mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi nih, hehe, :)

Haha, kita lanjutkan saja ceritanya ya. Si Kakek akhirnya turun di komplek kantor gubernuran. Komplek ini dibatasi pintu gerbang yang cukup tinggi. Si sopir mungkin tak tega menurunkan Kakek di tepi jalan saja, maka ia pun mengemudikan angkotnya masuk ke dalam komplek dan menurunkan Kakek tepat di depan gedung kantor yang beliau mau. Si Kakek pun mengucapkan terimakasih dan memberi salam. Sepertinya si Kakek dulunya orang yang supel dan paham tata krama.

Haha, yah begitulah spekulasi ku terhadap Kakek yang unik ini. Apa spekulasi kamu? :)

[15 Maret 2013]

1 comment:

  1. Memang betul di beberapa daerah banyak nama binatang itu,Di tempat aq di jawa barat nama binatang itu lelena/rena.... Meski tidak beracun, binatang tersebut sangat berbahaya terlebih jika sampai masuk ke telinga atau lubang hidung... Karna binatang trsbt mampu menembus dan memecah kendang telinga kita...dan bisa bertahan hidup lama di dalam kuping kita...yg lebih berbahaya lagi binatang itu mampu hidup dan berkembang biak sangat cepat dan banyak dalam darah....(silahkan buktikan dengan menaruh binatang tersebut dalam wadah berisi darah ayam... Binatang itu mampu hidup dan berkembang biak..) SO, hati2 jika menemukan binatang itu.... Dan jangan dimatikan di tempat temuan..Karna dapat mengundang yg lainnya melalui zat yg berwarna hijau trsbt.... Ambil dan bawa ketempat jauh dan BAKAR...

    ReplyDelete