Tuesday, 19 February 2013

Cute Little Things


Minggu malam yang lalu, aku dan Ezi baru akan mencari makan setelah habis kumpul-kumpul dengan sahabat-sahabat kami, Clebubb feat. Uci dan Fajri. Aku dibonceng Ezi, dan melintasi jalan Pattimura di depan STM 3 Jambi. Jalan ini termasuk jalan yang ramai lalu lintas dengan kendaraan yang melaju cepat. Mungkin karena jalan ini adalah
akses terdekat untuk ke luar kota, ke kampus, dll. Hmm, kalau kamu pernah singgah beberapa bulan di Kota Jambi, boleh jadi mengenal jalan ini,:).




Ok lah, balik ke cerita awal. Malam itu aku dan Ezi melintasi jalan itu untuk makan nasi uduk di pinggir jalan dekat Tugu Juang. Kami sambil ngobrol-ngobrol di atas motor itu. Saat itu aku sedang mendengarkan Ezi yang tengah bercerita tentang suatu hal. Sedang asik ngobrol-ngobrol gitu, tiba-tiba Ezi mendadak ngerem. Aku pun terkejut, kenapa? Aku menoleh ke arah kanan, rupanya di depan motor kami, ada mobil Avanza putih, kalau tidak salah, juga mengerem mendadak. Rupanya Ezi ngerem karna mobil di depannya juga mendadak ngerem.

Awalnya terkejut dan kesal dengan mobil tersebut. Coba bayangkan saja, di jalan yang padat lalu lintas, tiba-tiba ada yang mengerem mendadak. Dan posisi saat itu lagi di tengah jalan. Pasti lah merasa khawatir bagaimana kalau terjadi kecelakaan. Tetapi bukan itu yang terjadi sih, :)

Well, karena pakai motor, jadi kami bisa memutari mobil di depan kami yang berhenti mendadak tadi. Aku pun fokus ingin tahu kenapa ini mobil begitu. Setelah berhasil melewati mobil itu, barulah ku tahu, kalau di depan mobil itu ada motor yang juga berhenti mendadak. Dan di depan motor itu, ada lagi motor yang berhenti. Jenis motor matic dengan pengendara seorang pemuda berpakaian rapi. Sepertinya dia baru pulang dari acara apa gitu. Dan hmm, dia lah awal mula pengereman mendadak ini.

Kenapa dia tiba-tiba berhenti? Mogokkah motornya? Hmm ternyata bukan. Aku lihat dengan mataku sendiri, dia berhenti, lalu badannya membungkuk seperti mau mengambil sesuatu yang jatuh. Iseng banget yah, ada barang kita jatuh lalu dengan enaknya kita berhenti dan mengambilnya. Eits, tapi eh tapi, tunggu dulu. Rupanya 'barang' yang diambilnya itu bernyawa. Yups, yang diambilnya itu ternyata seekor anak kucing berwarna abu-abu putih. Dia ambil anak kucing itu, lalu diletakkan dipijakan motor matic-nya, lalu baru melanjutkan perjalanan lagi.

Awalnya ku kira itu anak kucingnya, tapi kemudian dia menepi, dan menaruh anak kucing itu dipinggir jalan. Ternyata pemirsa, bukan tanpa alasan pemuda itu tiba-tiba berhenti mendadak di tengah jalan. Ia sebenarnya hanya mau menolong anak kucing itu, yang sepertinya nyasar dan kebingungan di tengah jalan. Ckck, jadi salut aku liatnya. Rupanya masih ada yang peduli dan berani ambil resiko diomeli pengendara lain di tengah jalan karna menolong seekor anak kucing. Jelas buat aku, ini bukan pemandangan biasa, haha.

Well, aku gak tahu lagi bagaimana kelanjutan si anak kucing tadi. Karna scene terakhir yang terlihat olehku itu, ya, pas orang itu menurunkan anak kucing tersebut di pinggir jalan lalu kembali melanjutkan perjalanan. Hmm, semoga kamu sehat-sehat aja ya di sana, Anak kucing. Hati-hati, masih kecil jangan main di jalanan yak, :). Buat orang yang udah nolong tadi, mewakili si Anak kucing, aku mau sampaikan "terimakasih”. That was a cute little thing. Keep it up ya,:)".

Yups, begitu lah kisah aku kali ini. Mudah-mudahan bermanfaat, ada hal baik yang bersama bisa kita ambil, :).

[04 Februari 2013]

No comments:

Post a Comment