Thursday, 10 January 2013

Pepatah?

A: Pepatah bilang memberi lebih baik daripada menerima. Akan tetapi kita kan manusia, bukan Tuhan Yang memang Maha Pemberi.

B: Hmm itu pun seharusnya tidak membatasi diri kita untuk memberi toh.

A: Yah, maksudnya gini lho, namanya hidup, seperti naik sepeda lah, butuh keseimbangan agar tetap berjalan. Kalau memberi terus, perih juga gak sih.

B:  Nah, maka nya, sebelum memberi itu, luruskan dulu niat. Memberi lah karena Allah, untuk Allah, ikhlas. Kan selama ini Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, perhatian sekali sama kita. Bukankah itu seperti 'naik sepeda' tadi. Nah ada banyak cara untuk mengembalikan pemberian Allah itu. Salah satunya memberi lagi kepada sesama kita. Karna Allah pemberi sesuatu yang baik, maka kita pun diajarkan juga untuk memberi yang baik-baik pula. Bahagia plus tenang tauu hati jadi nya.

A: Hmm, memang terdengar indah, baik, kata yang bernama ikhlas dan tulus itu. Tapi susah tauu untuk dilakukan.

B:  Iyya susah memang, tapi bukan berarti tidak mungkinkan. Lalu mau apa lagi? Mungkin untuk sementara ini, lebih baik aku menengahi dengan: semoga tidak sampai sibuk menerima sampai lupa untuk memberi. Serta semoga tidak sampai sibuk memberi tanpa meminta diri untuk berlatih meluruskan niatnya hanya karena Allah.

C:  Jangan laa mengingat-ingat apa yang telah kita beri, tapi ingat lah kebaikan yang telah orang beri ke kita. Dan ingat lah pula untuk membayarnya. Semua ini hanya perantaraan, dan kesemuan. Pada akhirnya ini semua hanyalah urusan antara kamu dan Tuhan mu.

Hmm…hmm..hmm…

[20 Juli 2012]


No comments:

Post a Comment