Wednesday, 19 December 2012

Kekuatan



Ada banyak sekali nikmat dari Tuhan yang ada dalam kehidupan kita ini. Dan umumnya boleh jadi kita manusia jarang sekali mensyukurinya. Terkadang pun lupa untuk menyadarinya. Itu terjadi, umumnya, pada nikmat-nikmat kecil yang sederhana. Contohnya tuw seperti nikmat tuk bernafas secara otomatis, nikmat kalo jantung kita masih bisa berdetak secara tanpa kita sadari atau perintah, atau mungkin juga nikmat untuk melihat. Uhm…melihat apa saja. Melihat pemandangan, gedung-gedung, orang-orang disekitar kita, kendaraan, ataupun melihat kepada kita sendiri ataupun melihat jauh kedalam mata kita sendiri.

Semua nikmat-nikmat tersebut tentunya merupakan tanda kebesaran dan kasih sayang Allah terhadap kita. Dan sangat jarang sekali kita menyadarinya. Kita baru sadar akan nikmat-nikmat yang ada disekitar kita itu, justru ketika nikmat-nikmat itu dicabut dari diri kita atau ketika nikmat-nikmat tersebut kembali kepada Allah. Yupz. Kita baru menyadari sepenuh hati kalo kita memiliki sesuatu, justru saat kita telah kehilangan sesuatu itu.

Sebenarnya ada banyak sekali cara yang bisa kita lakuin untuk merasakan keberadaan nikmat-nikmat tersebut. Tentunya sebelum ada kejadian ketika nikmat-nikmat tersebut dicabut. Salah satunya yaitu dengan merenungi dan membandingkan segala hal-hal kecil yang kita punya dengan orang lain. Atau sebaliknya, membandingkan apa yang orang lain punya dengan apa yang kita punya. Membandingkan disini bukan berarti berniat untuk saling sombong. Tapi hanya untuk menyadarkan kita bahwa ada banyak sekali hal yang tidak dipunyai orang lain, tetapi kita punya. Dan juga sebaliknya. Ada banyak sekali hal yang orang lain punya dan yang tidak kita punya. Hal disini bukan hanya terbatas pada sesuatu yang materil ataupun nyata terlihat. Tetapi bisa juga berupa konsep atau ide kehidupan.

Seperti sore hingga malam ini atau detik aku menuliskan cerita bLog ini. Aku merenungi satu nikmat yang tidak/belum ada pada diriku namun dikasih begitu saja, dengan kata lain cuma-cuma kepada orang lain. Mau tau nikmat apa itu? Itu hanya suatu hal yang simple tapi tetep merupakan satu hal yang coba aku tumbuhkan dalam hidupku. Aku berusaha keras untuk nikmat ini.

Yupz…itu adalah nikmat kekuatan. Maksud kekuatan disini tentunya bukan kekuatan fisik. Melainkan kekuatan untuk menghadapi segala rintangan dan masalah didalam hidup ini.

Aku agak sedikit trauma untuk mengakuinya. Bahwa aku bukanlah seorang cewek yang kuat ataupun tegar. Aku perlu meneteskan air mata dan merasa pusing bahkan merasa ingin mati ketika menghadapi berbagai masalah dalam hidup aku ini. Awalnya aku ga percaya. Tapi ada beberapa orang didekat ku yang mengatakan hal itu, bahwa aku bukan cewek yang kuat. Aku cewek yang lemah. Tau gak? Betapa menyedihkan dan memalukan rasanya bagi aku ketika mendengarnya. Mendengar orang-orang disekitar kita yang kita sayangi mengatakan hal itu. Tapi mungkin itu suatu fakta yang harus aku terima.

Tapi syukurlah. Walaupun mungkin aku bukan cewek yang kuat. Atau aku gak dikarunia dengan kekuatan semenjak aku lahir dulu, tapi aku masih dianugerahi sikap pantang menyerah. Yupz. aku bersyukur karena aku merasa punya sikap pantang menyerah dan selalu berusaha memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada didiriku ini. Tentunya agar aku bisa terus survive di dunia ini dan bisa pergi dengan wajar.

Yupz. aku gak mau nyerah untuk terus berusaha menjadi kuat. Aku juga menerima, memaafkan, dan menyayangi diriku sendiri. Aku mencoba tuk terus survive dalam setiap masalah yang datang dihidup aku ne. walaupun setiap kali aku sering reflek meneteskan airmata, tapi bukan berarti setelah itu aku akan terus terdiam dan gak mau bangkit dan semangat lagi. aku menangis karena aku merasakan sakit. Dan setelah itu aku berjuang untuk kembali exsis.

Aku menganggap bahwa mungkin itu adalah salah satu bentuk kekuatan lain yang tidak sama seperti yang orang lain punya. Aku merasa bersyukur dengan semua yang ada pada diriku ini.  Aku gak peduli orang-orang bakal bilang aku cengeng ataupun lemah. Aku menganggap itu suatu keunikan yang ada pada diriku. Dan walaupun memang aku sering merasa lemah, tapi aku masih punya semangat untuk bangkit lagi. Aku mau berusaha untuk terus kuat dan tentunya terus berdoa supaya Allah selalu menguatkanku.

Jadi bersyukurlah kamu. Orang-orang yang telah kuat dalam menghadapi rintangan di hidup ini. Yang merasa tak perlu menangis ataupun pusing sangad ataupun ingin mati ketika menghadapi persoalan-persoalan dihidup ini. Yang bisa menyimpan kesedihannya di dalam hati saja dan masih bisa tersenyum sumringah didepan temen atau kerabat.

Bersyukurlah karena Allah telah menguatkan kamu. Bersyukurlah karena itu telah menjadi bagian dari hidup kamu sejak dulu. Bersyukurlah karena kamu tidak perlu seperti aku yang selalu berusaha menguatkan diri dan minta dikuatkan. Bersyukurlah untuk semua itu.

Uhm…menjadi kuat emank gak mudah…
Tapi…terus semangat yaa…
^_^

[02 Oktober 2009]

No comments:

Post a Comment